Agnez Mo dan Anggun C Sasmi Bintangi Serial Populer “Reacher”

Kolase penyanyi Anggun C Sasmi dan Agnez Mo. (Instagram/anggun_cipta/agnezmo)

Dua nama besar asal Indonesia, Agnez Mo dan Anggun C Sasmi, akan membintangi musim keempat serial aksi populer Reacher produksi Amazon Prime Video.

Keduanya akan memerankan karakter saudara perempuan, Lila Hoth (Agnez Mo) dan Amisha Hoth (Anggun), dalam cerita baru yang diadaptasi dari buku ke-13 seri Jack Reacher karya Lee Child berjudul Gone Tomorrow.

Musim terbaru ini menampilkan Jack Reacher (Alan Ritchson) yang terjebak dalam permainan berbahaya setelah pertemuan misterius dengan seorang asing di kereta api. Kisah ini akan membawanya melawan lawan-lawan dari lapisan kekuasaan tertinggi.

Selain Agnez dan Anggun, jajaran pemain baru yang bergabung antara lain Jay Baruchel, Sydelle Noel, Kevin Weisman, Marc Blucas, Kevin Corrigan, dan Kathleen Robertson.

Reacher telah menjadi salah satu serial terlaris Amazon sejak pertama tayang pada 2022. Musim ketiganya, yang rilis Februari 2025, mencetak rekor sebagai serial musim lanjutan dengan jumlah penonton terbanyak di Prime Video.

Serial ini diproduksi oleh Amazon MGM Studios, Skydance Television, dan CBS Studios.

Togel

Pertamina Kocek Rp 106 Triliun untuk Investasi di 2024

Susunan terbaru Dewan Direksi PT Pertamina (Persero), pada acara Konferensi Pers Capaian Kinerja Pertamina 2024 di Grha Pertamina, Jakarta, Jumat (13/6/2025). (CNBC Indonesia/Firda Dwi Muliawati)

PT Pertamina (Persero) telah mengeluarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar US$ 6,57 miliar atau sekitar Rp 106 triliun (asumsi kurs Rp 16.157 per US$) sepanjang 2024.

Direktur Keuangan Pertamina Emma Sri Martini mengatakan, angka investasi perseroan pada 2024 ini meningkat 4,3% dibandingkan 2023 yang tercatat sebesar US$ 6,31 miliar.

Emma mengatakan, peningkatan investasi ini menunjukkan komitmen perseroan untuk terus bertumbuh.

“Kalau kita lihat di realisasi capex 2023 dibandingkan dengan 2024, kita tetap melakukan komitmen untuk tetap bisa bertumbuh secara berkesinambungan,” tuturnya dalam Konferensi Pers Kinerja Pertamina 2024 di Grha Pertamina, Jakarta, Jumat (13/6/2025).

“Realisasi capex kita di 2024 justru malah terjadi peningkatan. Di tengah situasi sulit kita tetap melakukan komitmen, disbursement capex itu meningkat 4,3% dibandingkan tahun 2023 karena kita menyatakan komitmen harus tumbuh berkelanjutan US$ 6,57 miliar kita disburse, US$ 6,57 miliar tadi disampaikan itu kita sudah disburse, namun di satu sisi rasio keuangan justru malah membaik,” paparnya.

Dari sisi rasio keuangan, dia menyebut, Debt to Equity perseroan pada 2024 turun 10,3% menjadi US$ 52,20% dari 58,18% di 2023. Kemudian, Debt Service Coverage Ratio naik 10% menjadi 2,63% dari 2,39% pada 2023.

“Dari sisi debt to equity kita itu kita berhasil kita turunkan di level 52,2%, itu artinya pengelolaan dari sisi utang kita, aset liability management kita terjaga dengan sangat baik di tengah situasi sulit, di tengah seluruh parameter terjadi perburukan, namun dari sisi liability management kita itu terjaga cukup optimal,” jelasnya.

“Internal funding kita optimalkan dengan digitalisasi, dilakukan juga dari sisi cost optimization kita berjalan sangat optimal, terlihat bahwa kontribusi dari program cost optimization kita itu berhasil berkontribusi US$ 1,38 miliar, itu berkontribusi untuk menjaga ke bottom line kita, untuk bisa meminimalkan downside dari perburukan dari seluruh parameter,” paparnya.

“Dari sisi debt service dari coverage ratio kita itu juga terjaga baik, malah terjadi perbaikan di level 2,63, ini juga menunjukkan bahwa kita menjaga service level untuk serviceability risk kita terjadi perbaikan,” ujarnya.

Adapun Credit Rating Pertamina dinyatakan BBB oleh S&P dan FitchRatings dan Baa2 oleh MOODY’S.

“Ini terlihat juga dari hasil kredit rating Pertamina secara grup, itu terjaga baik dari kredit rating dari S&P, Moody’s, dan Fitrating, itu menunjukkan kita terjaga baik dan outlook kita stable,” ucapnya.

Kontribusi penerimaan negara dari Pertamina pada 2024 tercatat mencapai Rp 401,8 triliun, naik 11% dari Rp 360,8 triliun pada 2023. Kontribusi penerimaan negara pada 2024 ini terdiri dari kontribusi pajak Rp 275,7 triliun, dividen Rp 9,4 triliun, dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan bonus tanda tangan Rp 116,7 triliun.

“Dari hasil tadi rating dan juga dari angka-angka, kami juga menghasilkan kontribusi penerimaan negara itu justru malah terjadi peningkatan, kalau dilihat dari hasil tahun 2023 dibandingkan dengan tahun 2024, di tengah situasi terjadi perburukan dari seluruh parameter, justru 2024 malah kontribusi kepada penerimaan negara itu terjadi peningkatan,” tandasnya.

Seperti diketahui, pada 2024 Pertamina membukukan laba bersih sebesar US$ 3,13 miliar atau setara Rp 49,54 triliun. Adapun pendapatan pada 2024 mencapai US$ 75,33 miliar atau Rp 1.193,7 triliun, dan EBITDA US$ 10,79 miliar atau Rp 171,04 triliun.

Satwa Dilindungi, 200 Ekor Trenggiling Dibunuh-Sisiknya Diperdagangkan

Seorang penjaga kebun binatang sedang menimbang seekor trenggiling China yang baru lahir dan terancam punah di Kebun Binatang Praha di Praha, Republik Ceko, 10 Juli 2024. (REUTERS/David W Cerny)

Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri membeberkan terdapat kasus perdagangan bagian tubuh satwa yang dilindungi negara, yakni berupa sisik trenggiling.

Direktur Tipidter Bareskrim Polri Nunung Syaifuddin membeberkan bahwa terdapat barang bukti yang disita oleh pihaknya berupa 30,5 kg sisik trenggiling.

“Diperkirakan diperoleh dari 200 ekor trenggiling yang dibunuh, dengan total kerugian negara mencapai Rp 1,2 miliar,” ucapnya dalam Konferensi Pers di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (11/6/2025).

Pihaknya telah mengamankan jaringan pelaku pemanfaatan sisik trenggiling yang dinilai memiliki harga tinggi lantaran bisa dimanfaatkan sebagai obat tradisional hingga bahan pembuatan narkotika jenis sabu.

“Modus operandi para pelaku adalah memperjualbelikan sisik trenggiling secara ilegal untuk keuntungan pribadi, tanpa mempedulikan keberlangsungan ekosistem, alam, dan lingkungan. Sisik trenggiling memiliki nilai jual tinggi karena diminati untuk pengobatan tradisional dan dapat disalahgunakan sebagai bahan pembuatan narkotika jenis sabu,” paparnya.

Nunung mengungkapkan, pihaknya telah menangkap dua tersangka yakni RK yang berperan mencari dan menyediakan sisik trenggiling, dan A yang berperan menjual sisik tersebut kepada pembeli.

“Keduanya disangkakan melanggar Pasal 40 Ayat (1) jo Pasal 21 Ayat (2) Huruf C Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2024 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda paling banyak Rp5 miliar,” tambahnya.

Dengan begitu, dia mengungkapkan pihaknya akan terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap jaringan pelaku lainnya sambil bekerja sama dengan kementerian dan lembaga terkait lainnya.

Kas138

Oki Muraza Diangkat Jadi Wadirut Pertamina, Ini Profilnya

Oki Muraza, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Pertamina (Persero) memutuskan untuk mengangkat Oki Muraza sebagai Wakil Direktur Utama Pertamina, menggantikan Wiko Migantoro. Keputusan itu diambil dalam RUPST yang digelar di Grha Pertamina, Jakarta Pusat, Kamis (12/6/2025).

Oki Muraza

Pada 12 Juni 2025, PT Pertamina (Persero) mengumumkan perubahan signifikan dalam jajaran direksi melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Dalam perombakan tersebut, Oki Muraza resmi diangkat sebagai Wakil Direktur Utama (Wadirut) menggantikan Wiko Migantoro. Penunjukan ini mencerminkan komitmen Pertamina dalam menghadirkan pemimpin yang berkompeten dan berpengalaman di bidang energi dan teknologi.

Latar Belakang Pendidikan dan Karier Akademik

Oki Muraza merupakan alumni Teknik Kimia dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Ia melanjutkan studi S2 di Technische Universiteit Delft, Belanda, dan meraih gelar Ph.D. di Technische Universiteit Eindhoven, Belanda. Karier akademiknya mencakup posisi sebagai Associate Professor di King Fahd University of Petroleum and Minerals (KFUPM), Arab Saudi, dengan fokus riset pada katalis zeolit, peningkatan mutu minyak berat, dan teknologi ekonomi sirkular.

Kiprahnya di dunia akademik diakui secara internasional. Menurut Universitas Stanford, Oki termasuk dalam daftar 2% ilmuwan paling berpengaruh di dunia, khususnya di bidang energi. Sejak 2009, karya ilmiahnya telah dikutip lebih dari 3.000 kali, mencerminkan kontribusinya yang signifikan dalam riset energi dan teknologi kimia

Pengalaman Profesional dan Kontribusi di Pertamina

Sebelum menjabat sebagai Wadirut, Oki Muraza menjabat sebagai Senior Vice President (SVP) Research, Technology, and Innovation di Pertamina. Dalam kapasitas ini, ia memimpin berbagai inisiatif strategis, termasuk pengembangan teknologi Carbon Capture Utilization and Storage (CCUS) dan bioenergi. Di bawah kepemimpinannya, Pertamina mengidentifikasi potensi penyimpanan karbon hingga 400 gigaton di Indonesia, dengan kapasitas bisnis CCS/CCUS mencapai 60 juta ton per tahun

Selain itu, Oki juga aktif dalam pengembangan energi panas bumi. Ia memimpin upaya Pertamina untuk meningkatkan kapasitas listrik berbasis panas bumi dari 672 megawatt menjadi 1.128 megawatt pada 2026, serta mengembangkan produk-produk turunan seperti green methanol dan green hydrogen .

Visi dan Strategi sebagai Wadirut Pertamina

Sebagai Wadirut, Oki Muraza diharapkan dapat memperkuat peran Pertamina dalam transisi energi nasional. Visinya mencakup integrasi teknologi inovatif untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mendukung pencapaian target Net Zero Emission (NZE) pada 2060. Dengan latar belakangnya yang kuat di bidang teknologi dan riset, Oki dipandang mampu membawa Pertamina menjadi pemain utama dalam industri energi global.

Harapan dan Tantangan ke Depan

Dengan pengalaman dan rekam jejak yang mumpuni, Oki Muraza diharapkan dapat menghadirkan inovasi dan strategi yang berdampak positif bagi Pertamina dan sektor energi Indonesia secara keseluruhan. Namun, tantangan besar menanti, terutama dalam menghadapi dinamika pasar energi global dan kebutuhan untuk mempercepat transisi menuju energi bersih.

Kesimpulan

Pengangkatan Oki Muraza sebagai Wakil Direktur Utama Pertamina menjadi langkah strategis dalam memperkuat kepemimpinan di tubuh BUMN energi tersebut. Dengan latar belakang pendidikan yang kuat serta pengalaman panjang di bidang teknologi dan energi, profil Oki Muraza menunjukkan kapabilitas yang dibutuhkan untuk mendorong transformasi dan inovasi di Pertamina. Diharapkan, kehadirannya dapat membawa perusahaan menuju pencapaian target energi berkelanjutan dan meningkatkan daya saing Pertamina di tingkat global.

https://beatsbysarz.com/

Tags:

Bank Ramai-Ramai Terbitkan Obligasi, Ada Apa?

Obligasi, Perbankan kompak berencana menerbitkan obligasi di saat tantangan likuiditas ketat masih menghantui industri. Bank-bank harus mencari alternatif lain untuk memenuhi kebutuhan pendanaan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) industri perbankan masih mini, sebesar 4,75% secara tahunan atau year on year (yoy) per April 2025. Sementara itu, OJK mencatat rasio perbandingan penyaluran kredit bank dengan DPK (LDR) kian mengetat, sebesar 87,99% pada periode yang sama.

Obligasi

Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah bank di Indonesia mulai aktif menerbitkan obligasi. Fenomena ini menarik perhatian karena menunjukkan pergeseran strategi pendanaan yang signifikan di sektor perbankan. Artikel ini akan mengulas alasan di balik tren ini, dampaknya terhadap industri, serta apa yang perlu diketahui oleh investor dan masyarakat.

Apa Itu Obligasi dan Mengapa Bank Menerbitkannya?

Obligasi adalah surat utang yang diterbitkan oleh entitas—dalam hal ini, bank—untuk memperoleh dana dari investor. Investor yang membeli Surat Utang pada dasarnya meminjamkan uang kepada bank dengan imbalan bunga tetap dan jangka waktu tertentu. Surat Utang menjadi alternatif pendanaan yang menarik bagi bank, terutama ketika kondisi pasar mendukung.

Penyebab Bank Aktif Menerbitkan Obligasi

Kebutuhan Likuiditas yang Meningkat

Seiring dengan pertumbuhan kredit yang mulai meningkat, bank membutuhkan tambahan dana untuk memenuhi kebutuhan likuiditas jangka panjang. Penerbitan obligasi menjadi salah satu solusi efisien untuk mendapatkan dana tersebut. Misalnya, Bank Mandiri menerbitkan obligasi senilai Rp5 triliun dengan bunga tetap hingga 6,65% untuk mendukung pembiayaan kegiatan usaha berwawasan lingkungan.

Diversifikasi Sumber Pendanaan

Bank KB Bukopin (BBKP) menerbitkan obligasi global senilai USD300 juta dengan tujuan untuk diversifikasi sumber pendanaan jangka panjang. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada pinjaman luar negeri jangka pendek dan memperkuat struktur pendanaan bank.

Kondisi Pasar yang Mendukung

Dengan suku bunga acuan yang mulai turun, bank melihat peluang untuk menerbitkan obligasi dengan bunga yang kompetitif. Hal ini menarik minat investor dan memungkinkan bank memperoleh dana dengan biaya yang lebih rendah.

Strategi Manajemen Aset dan Liabilitas

Beberapa bank, seperti Bank Negara Indonesia (BNI), menggunakan penerbitan obligasi sebagai bagian dari strategi manajemen aset dan liabilitas. Langkah ini membantu bank dalam mengelola kecocokan antara aset dan kewajiban, serta memastikan stabilitas keuangan jangka panjang.

Dampak Penerbitan Obligasi oleh Bank

Meningkatkan Kepercayaan Investor

Penerbitan obligasi yang sukses menunjukkan kepada investor bahwa bank memiliki prospek yang baik dan mampu mengelola risiko dengan efektif. Hal ini dapat meningkatkan kepercayaan investor terhadap stabilitas dan kinerja bank.

Memperkuat Struktur Modal Bank

Dana yang diperoleh dari penerbitan obligasi dapat digunakan untuk memperkuat struktur modal bank, yang penting untuk memenuhi persyaratan regulasi dan mendukung ekspansi bisnis.

Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

Dengan memperoleh dana tambahan, bank dapat meningkatkan penyaluran kredit kepada sektor-sektor produktif, seperti UMKM dan infrastruktur, yang pada gilirannya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Apa yang Perlu Diketahui Investor?

Risiko Investasi

Meskipun obligasi dianggap sebagai instrumen investasi yang relatif aman, tetap ada risiko yang perlu diperhatikan, seperti risiko kredit dan risiko pasar. Investor disarankan untuk memahami profil risiko masing-masing bank sebelum memutuskan untuk berinvestasi.

Imbal Hasil (Yield) yang Menarik

Obligasi bank sering menawarkan imbal hasil yang lebih tinggi dibandingkan dengan deposito, namun dengan tingkat risiko yang lebih rendah dibandingkan saham. Hal ini menjadikan Surat Utang  sebagai pilihan menarik bagi investor konservatif.

Diversifikasi Portofolio

Menambahkan Surat Utang bank ke dalam portofolio investasi dapat membantu diversifikasi dan mengurangi risiko keseluruhan. Investor dapat memilih Surat Utang dengan tenor dan tingkat bunga yang sesuai dengan tujuan investasi mereka.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

Q: Apa keuntungan utama bagi bank dalam menerbitkan Surat Utang?

A: Keuntungan utama bagi bank adalah memperoleh dana jangka panjang dengan biaya yang kompetitif, memperkuat struktur modal, dan mendukung ekspansi bisnis.

Q: Apakah obligasi bank cocok untuk semua jenis investor?

A: Surat Utang bank cocok untuk investor yang mencari pendapatan tetap dengan risiko yang relatif rendah. Namun, penting untuk mempertimbangkan profil risiko dan tujuan investasi masing-masing.

Q: Bagaimana cara membeli obligasi bank?

A: Obligasi bank dapat dibeli melalui perusahaan sekuritas atau bank yang menjadi agen penjual. Investor perlu membuka rekening efek dan melakukan pemesanan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Kesimpulan

Penerbitan obligasi oleh bank merupakan respons strategis terhadap kebutuhan likuiditas, diversifikasi sumber pendanaan, dan kondisi pasar yang mendukung. Langkah ini tidak hanya menguntungkan bagi bank, tetapi juga bagi investor yang mencari instrumen investasi dengan imbal hasil menarik dan risiko terukur. Namun, seperti investasi lainnya, penting bagi investor untuk melakukan analisis dan memahami risiko yang ada sebelum berinvestasi.

https://gmcog.online/

 

Tags:

Proyek Tol Terpanjang RI Diam-Diam Mau Dilelang, Tapi Cuma Sampai Sini

Proyek Jalan Tol Getaci, Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap. (Tangkapan Layar Official Jasa Marga)

Pemerintah tengah mempersiapkan pelelangan lanjutan untuk proyek Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap (Getaci), yang dikenal sebagai salah satu proyek jalan tol terpanjang di Indonesia. Namun, dalam tahap terbarunya, proyek ini baru akan dikerjakan hingga Tasikmalaya, belum sampai ke Cilacap seperti rencana awal.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Willan Oktavian saat ditemui di sela acara International Conference on Infrastructure (ICI) 2025, di Jakarta, Rabu (11/6/2025).

“Getaci masuk harusnya,” kata Willan.

Menurutnya, daftar yang diumumkan dalam konferensi hanyalah sebagian dari target besar pembangunan jalan tol nasional lima tahun ke depan.

“Oh itu kan antara lain. Kan sebetulnya kalau program kita ini dengan Pak Dirjen nyusun target 5 tahun ke depan kita 1.571 km target jalan tol. Jadi kalau tiga itu kan nggak akan tercapai dong,” jelasnya.

Willan juga membenarkan bahwa proyek Tol Getaci kini disesuaikan hanya sampai Tasikmalaya, bukan sampai Cilacap seperti rencana semula. “Sementara (sampai Tasikmalaya). Eksesnya seperti itu,” jawabnya singkat saat dikonfirmasi.

Namun, dia menyebut nilai investasi dan waktu pasti lelang ulangnya belum dapat dipastikan, karena masih dalam proses di Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur (DJPI).

“Masih di DJPI,” kata Willan.

Meski begitu, ia berharap proses pelelangan bisa segera dilakukan. Dengan nada berseloroh, Willan yang mengaku berasal dari Garut berharap tol tersebut segera dibangun agar bisa mengurangi kemacetan saat dirinya pulang kampung.

“Harapannya secepatnya, saya orang Garut soalnya, macet kalau pulang,” pungkasnya.

Getaci adalah proyek Tol dengan total panjang mencapai 206,65 Km dirancang melintasi 2 provinsi, yaitu Jawa Barat (171,40 km) dan Jawa Tengah (35,25 km). Proyek ini masuk ke dalam Proyek Strategis Nasional sebagaimana tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 109 tahun 2020 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.

Jalan tol ini terbagi atas empat seksi, antara lain:

  • Seksi 1 Junction Gedebage-Garut Utara sepanjang 45,20 Km
  • Seksi 2 Garut Utara-Tasikmalaya sepanjang 50,32 Km
  • Seksi 3 Tasikmalaya-Patimuan sepanjang 76,78 Km
  • Seksi 4 Patimuan-Cilacap sepanjang 34,35 Km
  • Untuk Seksi 1 dan 2, jadwal pembebasan tanah ditargetkan Januari 2021 hingga Oktober 2022. Sedangkan jadwal konstruksi adalah April 2022 hingga Juni 2024. Proyek ini ditargetkan bisa operasi pada Juli 2024.

    Untuk Seksi 3 dan 4, jadwal pembebasan tanah ditargetkan 2026 hingga 2027. Sedangkan jadwal konstruksi adalah April 2027 hingga Juni 2029. Proyek ini ditargetkan bisa operasi pada Juli 2029.

Ramai Anggaran Mobil Dinas Pejabat Nyaris Rp 1M, Istana Bilang Begini

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi. (Instagram/prasetyo_hadi28)

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi buka suara soal anggaran pengadaan mobil dinas pejabat sekelas eselon I yang naik mencapai Rp 931.648.000 di tahun 2026 nanti.

Angka tersebut melonjak dari biaya pengadaan tahun 2025 sebesar Rp 878.913.000 untuk kendaraan dinas eselon I. Hal itu tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 32 Tahun 2025 tentang Standar Biaya Masukan Tahunan Anggaran 2026.

“Itu kan standar biaya di semua harus diatur ada standar biayanya. Bukan berarti makanya itu pasti dikeluarkan,” kata Prasetyo, Selasa (10/6/2025).

Menurutnya pemerintah memang menganggarkan standar biaya pengeluaran tiap tahun. Supaya belanja yang dilakukan sesuai dengan koridor anggaran yang direncanakan. Meski nantinya pengadaaan mobil dinas tidak harus sebesar batas atas anggaran yang ditetapkan.

“Jadi kalau kita belanja ada aturan mainnya gitu. Begitu, makanya itu harus terbelanjakan sebesar itu atau tidak,” kata Prasetyo.

Adapun terkait anggapan anggaran itu tidak efisien, Prasetyo menegaskan kembali bahwa itu merupakan batas atas anggaran yang ditetapkan.

“Efisiensi itu kan bukan berarti tidak boleh ngapa-ngapain gitu kan. Tapi efisiensi itu kan filosofinya adalah diperuntukan kegiatan yang lebih produktif, sebagaimana tadi saya sudah jelaskan. Kalaupun di situ keluar angka bukan berarti itu harus dikeluarkan,” kata Prasetyo.

kas138

Diterpa Masalah Bertubi-tubi, Bisnis Apple Anjlok Parah di 2025

Bisnis Apple, Apple harus menghadapi banyak masalah jelang acara developer WWDC 2025 yang digelar tadi malam. Hal ini juga membuat bisnis pembuat iPhone anjlok parah. Reuters melaporkan saham Apple ditutup 1,2% pada hari Senin waktu setempat (9/6/2025). Sebelum acara dimulai, saham perusahaan sempat datar.

Bisnis Apple

Apple Inc., perusahaan teknologi raksasa asal Amerika Serikat, menghadapi tantangan besar pada tahun 2025. Setelah bertahun-tahun mendominasi pasar dengan inovasi dan loyalitas pelanggan yang tinggi, kini Apple menghadapi penurunan signifikan dalam kinerja bisnisnya. Artikel ini akan membahas penyebab utama penurunan tersebut, dampaknya terhadap perusahaan, dan langkah-langkah yang diambil untuk menghadapinya.

Penurunan Penjualan iPhone: Pilar Utama yang Goyah

iPhone telah lama menjadi sumber pendapatan utama bagi Apple, menyumbang lebih dari 50% dari total pendapatan perusahaan. Namun, pada kuartal pertama 2025, penjualan iPhone mengalami penurunan sebesar 1% dibandingkan tahun sebelumnya, meskipun sebelumnya tercatat pertumbuhan sebesar 6% pada kuartal sebelumnya. Hal ini menunjukkan adanya penurunan minat konsumen terhadap produk flagship Apple.

Data Penjualan iPhone Q1 2025

  • Jumlah unit terjual: 55 juta unit

  • Pangsa pasar global: 19%

  • Pertumbuhan tahunan: 0,2%

Meskipun Apple tetap berada di posisi kedua dalam pangsa pasar global, penurunan ini menunjukkan adanya tekanan dari kompetitor seperti Samsung dan Xiaomi yang semakin agresif dalam strategi pemasaran dan inovasi produk.

Tantangan di Pasar China dan Asia

Pasar China, yang merupakan salah satu pasar terbesar bagi Apple, mengalami penurunan penjualan sebesar 11% pada kuartal pertama 2025. Faktor utama penyebabnya adalah persaingan ketat dari produsen lokal dan penurunan daya beli konsumen akibat kondisi ekonomi yang kurang stabil. Selain itu, kebijakan pemerintah yang mendukung produk dalam negeri semakin menyulitkan posisi Apple di pasar ini.

Di kawasan Asia lainnya, seperti India dan Asia Tenggara, meskipun terdapat pertumbuhan, namun tidak cukup signifikan untuk mengimbangi penurunan di pasar utama.

Penurunan di Segmen Produk Lain

Selain iPhone, segmen produk lain seperti Mac, iPad, dan Wearables juga mengalami penurunan. Penjualan Mac turun sebesar 16%, iPad 15%, dan Wearables & Accessories 2% dibandingkan tahun sebelumnya. Meskipun segmen Services mengalami pertumbuhan sebesar 14%, kontribusinya belum mampu menutupi penurunan di segmen produk.

Perbandingan Kinerja Segmen

Segmen Pertumbuhan Tahunan
iPhone -1%
Mac -16%
iPad -15%
Wearables -2%
Services +14%

Data ini menunjukkan bahwa meskipun Apple berhasil meningkatkan pendapatan dari layanan, namun penurunan di segmen produk utama mengurangi kontribusi keseluruhan terhadap kinerja finansial perusahaan.

Kegagalan Inovasi AI dan Siri

Apple telah berinvestasi besar dalam pengembangan kecerdasan buatan (AI) melalui proyek Apple Intelligence dan pembaruan Siri. Namun, implementasi AI ini belum memenuhi ekspektasi pasar. Siri yang diharapkan dapat bersaing dengan asisten virtual lainnya seperti Google Assistant dan Amazon Alexa, masih menghadapi keterbatasan dalam pemahaman konteks dan responsivitas.

Kegagalan dalam menghadirkan inovasi AI yang signifikan menyebabkan Apple tertinggal dalam persaingan teknologi, terutama dalam menghadapi perusahaan-perusahaan yang lebih fokus pada pengembangan AI.

Dampak Terhadap Kinerja Finansial

Penurunan penjualan di berbagai segmen produk menyebabkan total pendapatan Apple pada kuartal pertama 2025 mencapai $124,3 miliar, hanya naik 4% dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, laba bersih perusahaan meningkat 10% menjadi $36,3 miliar, berkat efisiensi operasional dan pertumbuhan di segmen layanan.

Meskipun laba bersih meningkat, investor mulai khawatir dengan prospek jangka panjang Apple. Harga saham perusahaan mengalami volatilitas, mencerminkan ketidakpastian pasar terhadap strategi dan arah perusahaan ke depan.

Langkah-Langkah Strategis Apple

Untuk menghadapi tantangan ini, Apple telah mengambil beberapa langkah strategis, antara lain:

  • Diversifikasi Produksi: Memperluas produksi iPhone di luar China, seperti di India, untuk mengurangi ketergantungan pada satu negara dan menghindari dampak dari kebijakan perdagangan internasional.
  • Peningkatan Layanan: Fokus pada pengembangan layanan seperti Apple Music, iCloud, dan App Store untuk meningkatkan pendapatan berulang dan mengurangi ketergantungan pada penjualan perangkat.
  • Inovasi Produk: Meluncurkan produk baru seperti Apple Vision Pro dan memperbarui lini produk yang ada untuk menarik minat konsumen dan mempertahankan pangsa pasar.
  • Peningkatan AI dan Siri: Melakukan perbaikan pada Siri dan mengintegrasikan teknologi AI yang lebih canggih untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan bersaing dengan asisten virtual lainnya.

Prospek Masa Depan

Meskipun menghadapi tantangan besar, Apple masih memiliki potensi untuk bangkit. Dengan ekosistem produk dan layanan yang kuat, basis pelanggan yang loyal, serta sumber daya finansial yang besar, perusahaan ini memiliki kapasitas untuk beradaptasi dan mengatasi masalah yang ada.

Keberhasilan strategi diversifikasi dan inovasi produk akan menjadi kunci bagi Apple untuk mempertahankan posisinya sebagai pemimpin industri teknologi. Namun, perusahaan harus cepat dalam merespons perubahan pasar dan kebutuhan konsumen agar tetap relevan di masa depan.

Kesimpulan

Tahun 2025 menjadi tahun penuh tantangan bagi Apple Inc. Penurunan penjualan iPhone, persaingan ketat di pasar China, kegagalan dalam inovasi AI, dan penurunan di segmen produk lain telah memberikan dampak signifikan terhadap kinerja bisnis perusahaan. Namun, dengan langkah-langkah strategis yang tepat dan fokus pada inovasi, Apple memiliki peluang untuk mengatasi tantangan ini dan kembali ke jalur pertumbuhan.

https://gmcog.online/

Tags:

Heboh Kasus Dugaan Fraud Rp1,28 Triliun Bank Woori Saudara

Woori Saudara,  PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk (SDRA) diduga melakukan kecurangan atau fraud. Skandal itu disebut-sebut melibatkan perusahaan ekspor lokal dengan nilai kredit US$ 78,5 juta atau Rp 1,28 triliun. ersoalan tersebut mulanya diungkapkan oleh perusahaan induk, Woori Bank Korea (WBK). Melalui laman resminya, salah satu bank terbesar di Korea Selatan itu juga menyebut, telah mengirim pejabat dari grup globalnya ke Indonesia untuk mengidentifikasi insiden tersebut.

Woori Saudara

Pada awal Desember 2024, seorang nasabah bernama Pak Hatibu melaporkan dugaan penyalahgunaan wewenang oleh oknum pegawai BWS di Makassar. Pak Hatibu sebelumnya memiliki kredit di Bank BRI Takalar dan diminta untuk memindahkan kreditnya ke BWS dengan iming-iming tertentu. Sebagai syarat, Pak Hatibu menyerahkan salinan Surat Keputusan (SK) pensiunannya. Namun, setelah proses pencairan kredit sebesar Rp195 juta, dana tersebut tidak digunakan untuk melunasi kredit di Bank BRI, melainkan dialihkan ke rekening pribadi atas nama Henny Adam, yang diketahui sebagai suami dari Febe Marla Ginting, seorang vendor marketing di BWS. Lebih mengejutkan lagi, gaji Pak Hatibu yang seharusnya digunakan untuk pembayaran angsuran BRI malah dipindahkan ke BWS tanpa sepengetahuannya, menyebabkan ia tercatat sebagai debitur macet di BRI

Woori Saudara Dugaan Sindikat dan Modus Operandi

Kasus ini diduga melibatkan sindikat yang terstruktur, sistematis, dan massif (TSM). Hal ini terungkap setelah beberapa nasabah lain melaporkan kejadian serupa, di mana mereka juga diminta untuk memindahkan kredit mereka ke BWS dengan menggunakan SK pensiunan sebagai jaminan. Namun, setelah pencairan kredit, dana tersebut tidak digunakan sesuai peruntukannya, melainkan dialihkan ke pihak lain. Modus operandi ini menunjukkan adanya keterlibatan beberapa pihak dalam sistem administrasi perbankan yang seharusnya memiliki keamanan dan ketelitian tinggi .

Dampak terhadap Nasabah dan Bank

Kerugian Nasabah

Pak Hatibu mengalami kerugian hingga Rp130 juta akibat tindakan oknum pegawai BWS. Selain itu, ia juga tercatat sebagai debitur macet di Bank BRI, yang dapat mempengaruhi reputasi dan kemampuan finansialnya di masa depan. Nasabah lain yang menjadi korban juga mengalami kerugian serupa, baik dalam bentuk finansial maupun reputasi.

Dampak terhadap Bank Woori Saudara

Kasus ini mencoreng citra BWS sebagai lembaga perbankan yang seharusnya menjaga kepercayaan nasabah. Meskipun BWS membukukan laba bersih sebesar Rp516,13 miliar sepanjang 2024, laba ini menyusut 26,04 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan laba ini sebagian disebabkan oleh beban operasional yang membengkak, termasuk beban tenaga kerja dan beban lainnya

Langkah Hukum yang Diambil

Pihak kepolisian, melalui Unit 3 Tipiter Polrestabes Makassar, telah melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. Pak Hatibu bersama tim kuasa hukumnya telah mendatangi kantor BWS untuk meminta salinan SK yang diduga ditahan oleh bank. Langkah ini dilakukan untuk menindaklanjuti dugaan penyalahgunaan wewenang oleh oknum pegawai bank tersebut

Selain itu, puluhan kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Hukum 45 Cabang Makassar juga melakukan aksi unjuk rasa untuk mendesak pihak berwenang agar serius menangani kasus ini. Mereka menilai bahwa tindakan oknum pegawai BWS merupakan perbuatan sindikat yang terstruktur dan sistematis, serta merugikan nasabah dan mencoreng citra perbankan

Tanggapan Bank Woori Saudara

BWS mengaku telah melakukan langkah-langkah untuk menanggapi kasus ini. Mereka menyatakan bahwa pihaknya mempersilakan debitur yang membutuhkan saldo cadangan untuk mengajukan surat permohonan pencairan saldo blokir. BWS juga mengakui bahwa ketentuan mengenai dana cadangan tersebut telah disepakati bersama antara bank dan debitur dalam perjanjian kredit

Upaya Pencegahan dan Perbaikan

Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi industri perbankan mengenai pentingnya pengawasan internal dan sistem deteksi dini terhadap potensi kecurangan. Kejaksaan Agung menyatakan bahwa kasus fraud perbankan bisa terjadi mulai dari teller hingga direksi. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi lintas sektoral dan penguatan sistem anti-fraud untuk mencegah kejadian serupa di masa depan

Kesimpulan

Kasus dugaan fraud di Bank Woori Saudara Indonesia yang melibatkan oknum pegawai bank dan merugikan nasabah hingga miliaran rupiah menjadi sorotan publik. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh nasabah, tetapi juga oleh bank itu sendiri yang mengalami penurunan laba dan tercoreng citranya. Langkah hukum yang diambil oleh pihak kepolisian dan dukungan dari masyarakat menjadi harapan untuk mengungkap kebenaran dan memberikan keadilan bagi para korban.

Inti Bumi Berhenti Berputar Dan Balik Arah, Pakar Beberkan Faktanya

Bumi , Penelitian terbaru mengungkap fakta mencengangkan, yakni inti Bumi sempat berhenti berputar dan kemudian berbalik arah. Fenomena ini memicu pertanyaan besar di kalangan ilmuwan dan masyarakat, apa penyebabnya dan apa dampaknya bagi kehidupan di permukaan Bumi?

Bumi Berhenti

Kabar mengenai inti Bumi yang berhenti berputar dan berbalik arah telah menarik perhatian publik dan memicu berbagai spekulasi. Apakah benar inti Bumi berhenti? Apakah hal ini berdampak langsung pada kehidupan manusia? Artikel ini akan mengupas fakta ilmiah di balik fenomena ini berdasarkan penjelasan para pakar geofisika.

Apa Itu Inti Bumi dan Bagaimana Ia Berputar?

Inti Bumi terdiri dari dua bagian utama: inti luar yang cair dan inti dalam yang padat. Inti dalam Bumi, yang terdiri terutama dari besi dan nikel, berada sekitar 5.100 kilometer di bawah permukaan Bumi dan memiliki ukuran hampir sebesar Bulan.

Penelitian selama dua dekade terakhir menunjukkan bahwa inti dalam Bumi tidak sepenuhnya terkunci dalam pergerakan Bumi secara keseluruhan. Ia memiliki rotasi sendiri—berputar dengan kecepatan sedikit berbeda dari permukaan Bumi. Inilah yang disebut dengan super-rotation.

Inti Bumi Berhenti dan Balik Arah: Fakta atau Mitos?

Baru-baru ini, para ilmuwan dari Universitas Peking di Tiongkok mempublikasikan studi yang menyebut bahwa rotasi inti dalam Bumi mengalami perlambatan signifikan sejak awal 2000-an. Bahkan, diperkirakan telah memasuki fase berhenti sementara (standstill) dan kini berbalik arah.

Namun, penting untuk dicatat: “berhenti berputar” di sini tidak berarti inti benar-benar diam. Sebaliknya, ini mengacu pada pergeseran relatif terhadap rotasi permukaan Bumi. Rotasi inti dalam ini mengalami fluktuasi periodik setiap 60-70 tahun, yang masih dalam batas wajar secara geologis.

Bumi Berhenti Apakah Perubahan Ini Berbahaya bagi Kehidupan Manusia?

Para ahli geofisika menegaskan bahwa perubahan arah rotasi inti dalam tidak berdampak langsung terhadap kehidupan di permukaan Bumi. Fenomena ini lebih berkaitan dengan dinamika internal Bumi yang memengaruhi medan magnet, panas dalam Bumi, dan aktivitas seismik.

Profesor Hrvoje Tkalčić, seorang ahli geofisika dari Australian National University, menyebutkan bahwa ini adalah bagian dari siklus geodinamik yang alami. “Tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa pergeseran ini akan menyebabkan bencana global,” ujarnya.

Mengapa Isu Ini Viral?

Spekulasi media dan pemberitaan yang tidak sepenuhnya akurat sering kali membuat masyarakat panik. Istilah seperti “inti Bumi berhenti” terdengar dramatis, padahal secara ilmiah, ini adalah fenomena biasa dalam skala waktu geologis.

Untuk itu, penting bagi kita untuk mengandalkan informasi dari sumber terpercaya dan memahami konteks ilmiah di baliknya.

Kesimpulan

Fenomena inti Bumi yang berhenti berputar dan berbalik arah bukanlah tanda kiamat atau pertanda buruk. Ini adalah bagian dari perputaran alami inti dalam Bumi yang telah terjadi selama jutaan tahun. Pakar geofisika memastikan bahwa tidak ada ancaman langsung bagi kehidupan manusia akibat peristiwa ini.

Tags: